Hot Borneo

Jalan KM 171 Satui Tanbu Putus, Suplai Pangan Dipastikan Aman Lewat Jalur Alternatif

Pascaputusnya Jalan Nasional KM 171 Satui Tanbu, arus lalu lintas terganggu. Namun suplai pangan dipastikan tetap aman

Featured-Image
Kapolsek Satui Iptu Hardaya pastikan suplai pangan pascaputusnya Jalan Nasional KM 171 Satui Tanbu, aman, Selasa (18/10/2022). Foto-For apahabar.com.

apahabar.com, BATULICIN - Pascaputusnya Jalan Nasional KM 171, Desa Satui Barat, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) arus lalu lintas terganggu. Namun suplai pangan dipastikan tetap aman.

Saat ini Jalan Nasional KM 171 Satui Tanbu yang merupakan akses utama penghubung Banjarmasin-Tanah Bumbu-Kotabaru-Kaltim dan sebaliknya tidak bisa dilewati kendaraan roda empat dan selebihnya.

Namun demikian, Pemkab Tanbu telah menyediakan jalan alternatif menggantikan Jalan Nasional KM 171 Satui Tanbu putus tersebut.

Jalan alternatif itu masih bisa dilewati oleh pengendara umum maupun angkutan pasokan barang dan sebagainya.

Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Tri Hambodo, melalui Kapolsek Satui, Iptu Hardaya, menyampaikan untuk arus lalu lintas saat ini berjalan dengan lancar tanpa hambatan.

Pihaknya dari Mapolres Tanbu, Mapolsek Satui, TNI, Dishub, serta relawan turun berjaga dan membantu para pengguna jalan untuk melintas.

"Kami standby di titik-titik untuk mengarahkan para pengendara agar lancar," ungkap Iptu Hardaya, Selasa (18/10/2022).

Baca Juga: Respons BPJN Kalsel Soal Jalan Nasional KM 171 Satui Tanbu Putus Akibat Longsor Lagi

Iptu Hardaya mengatakan saat ini pengalihan arus ke jalan jalur alternatif dibagi sesuai kebutuhan dan kapasitas pengendara yang melintas.

"Simpang Empat Sumpol digunakan untuk kelas mobil roda 6 ke atas yang bermuatan berat yang tembus ke jalan hauling HB Putra langsung ke Jalan 171 Simpang 3 Jombang," tuturnya.

Sementara untuk mobil roda 4 pribadi dan ringan serta penumpang diarahkan ke jalur Simpang Empat Sumpol lurus dan tembus ke KM 170 titik nol langsung melintasi ke jalan HB Putra yang di jalan tersebut sudah dilakukan pengerasan oleh Pemkab Tanbu.

Kemudian untuk angkutan prioritas seperti bahan pokok sembako dan BBM, kata Hardaya, apabila terkendala jalur alternatif karena licin akibat hujan sudah mendapat rekomendasi untuk bisa melintasi jalur underpass PT Jhonlin.

"Dikhususkan untuk angkutan sembako, BBM dan penumpang sifatnya darurat. Jalur di sana walaupun hujan tidak menjadi kendala arus lalu lintas insyallah selalu lancar," jelasnya.

Iptu Hardaya menambahkan pembagian jalur alternatif ini agar kemacetan bisa dihindari, sehingga pengguna jalan bisa lebih nyaman.

"Agar semua nyaman. Dan pastinya angkutan suplay kebutuhab pokok pangan tidak ada kendala," pungkasnya.

Baca Juga: Nasib Tarif Angkutan Seusai Jalan Nasional KM 171 di Satui Longsor

Editor
Komentar