News

IPW Nilai Kasus Polisi Tembak Polisi Di Lampung Mengadopsi Kasus Ferdy Sambo: Bermula Dari Istri

apahabar.com, JAKARTA – Indonesia Police Watch (IPW) menilai kejadian tembak-menembak sesama anggota Polisi merupakan fenomena saling…

Featured-Image

apahabar.com, JAKARTA – Indonesia Police Watch (IPW) menilai kejadian tembak-menembak sesama anggota Polisi merupakan fenomena saling meniru. Menurutnya, pimpinan Polri di Wilayah kejadian harus disalahkan.

Setelah peristiwa berdarah Brigadir Yoshua atau dikenal Brigadir J masih penuh misteri. Kemudian muncul kasus serupa di Lampung Kanit Provos Polsek Way Pengubuan Polres Lampung Tengah bikin tewas anak buahnya Anggota Polsek.

“Ini bisa disebut copycat. yaitu peniruan tindak pidana, jadi dia ini mendapat inspirasi dari kasusnya Sambo. Pimpinan tiap kesatuan harus melakukan pengawasan ketat terhadap anggota-anggotanya yang memegang senjata, apalagi yang sedang punya maslah dengan sesama anggota,” Kata Ketua IPW Sugeng Teguh Santosa kepada apahabar.com di Jakarta, Selasa (6/9).

Apalagi, kata Sugeng kasus Lampung persis gegara sang istri. Korban tewas disebut menjelek-jelekan istri pelaku lewat media sosial Facebook.

“Pimpinan wilayah harus miliki kemapuan memdeteksi setiap problem yg dimiliki anggota bawahannya, sehingga problem-problem itu tidak berkembang menjadi asses negatif (contoh kasus Sambo, kasus lampung yg marah istrinya dijelekin di sosmed terkait arisan),” tuturnya.

Sugeng meminta kepada anggota bersangkutan harus dilakukan proses hukum.”Sama dgn kasus pembunuhan berencana) , jadi dicopot jabatannya diberhentikan dan di proses pidana,” ujar dia.

“Selain berkaca pada kasus ini tentunya ada fenomenas polisi tembak polisi lain dan juga dengan berbagai alasan karena teledor lalai,” tutup dia. (Leni Wandira)

Komentar