Hot Borneo

Investasi Bodong di Balikpapan; Modus Bisnis Alat Berat, Kerugian Capai Miliaran Rupiah

apahabar.com, BALIKPAPAN – Kasus investasi bodong sepertinya belum benar-benar hilang di Balikpapan. Terbaru, modus bisnis alat…

Featured-Image
Pelaku investasi bodong diamankan polisi. Foto-Istimewa.

apahabar.com, BALIKPAPAN – Kasus investasi bodong sepertinya belum benar-benar hilang di Balikpapan. Terbaru, modus bisnis alat berat dijadikan dalih untuk meraup keuntungan.

Pelaku berinisial M (30) kini mendekam dibalik jeruji besi. Sebab ia tak mampu membayar miliaran rupiah pada para korbannya.

Warga Kariangau, Balikpapan Barat ini mulanya menawarkan para korban untuk berinvestasi. Para korban menanamkan modal sebesar Rp5 juta dengan alasan digunakan untuk Purchase Order (PO) alat berat. Namun rupanya uang tersebut tak dibelanjakan pelaku sesuai peruntukannya.

“Ternyata uang itu digunakan untuk membayar beban-beban (pembayaran) terhadap korban sebelumnya,” ujar Kapolsek Balikpapan Timur, Kompol Imam Syafi’i pada Rabu (31/8).

Sejatinya para korban mengaku masih mendapatkan pembayaran dari pelaku. Namun seiring berjalannya waktu, bisnis investasi PO alat berat ini pun macet hingga akhirnya pelaku tak sanggup membayar.

“Sebelumnya itu lancar aja, tapi mulai akhir tahun 2021 macet,” tuturnya.

Dari hasil pendataan, total kerugian yang dialami para korban mencapai miliaran rupiah. Terlebih jumlah korban diperkirakan masih terus bertambah.

Diketahui, investasi yang dijalankan pelaku ini sudah berjalan sejak 2020. Sempat bertahan selama setahun lebih, sampai akhirnya macet pada akhir 2021 lalu. Saat itu pelaku menjanjikan pada korbannya keuntungan sebesar 15 persen per bulan dari jumlah modal.

“Namun di korban terakhir ini sudah menanam modal tetapi sampai saat ini belum menerima keuntungan sama sekali. Akhirnya melaporlah ke Polresta Balikpapan,” tutup Imam.

Pelaku pun kini mendekam di Mapolsek Balikpapan Timur untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Komentar