News

Intip Kesuksesan Alun-Alun Indonesia, Buka Panggung Ekonomi Kreatif dari Inggris Sampai ke China

apahabar.com, JAKARTA – CEO Alun-Alun Indonesia, Catharina Widjaja membagikan kisah inspiratif dalam membawa UMKM Indonesia ke…

Featured-Image
CEO Alun-Alun Indonesia, Catharina Widjaja. Foto tangkapan layar: Apahabar.com/Resti

apahabar.com, JAKARTA – CEO Alun-Alun Indonesia, Catharina Widjaja membagikan kisah inspiratif dalam membawa UMKM Indonesia ke dunia Internasional dalam talkshow yang disiarkan secara daring di YouTube KemenkopUKM bertajuk Cerita Kriya, Akselerasi dan Inovasi Kriya, Kamis (8/9).

Catharina Widjaja mengatakan bahwa ide penamaan terinspirasi dari setiap kota di Indonesia yang selalu memiliki Alun-Alun yang menjadi pusat jual dan beli segala lapis masyarakat. Di Alun-Alun pula, masyarakat bisa belanja lalu bisa makan di lokasi.

Alun-Alun Indonesia membantu penjual atau pelaku usaha Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam mengkurasi gagasan supaya dapat membuka usahanya sendiri, Catharina mengatakan banyak produk UMKM dari Indonesia yang memiliki daya jual namun terkadang pelaku usaha tersebut tidak memiliki ide untuk mengembangkannya.

"Jadi kami dalam hal ini saat ini kita 80 persen dari produk yang kami jual di Alun-Alun Indonesia itu adalah produk UMKM yang mana sekitar hampir 80 persen itu adalah dari perempuan jadi kita woman in powering di dalam produk-produk yang kita jual di alun-alun Indonesia," ucap Catharina, Kamis (8/9/2022).

Berbeda dengan yang lain di mana suatu store dengan produknya memang disiapkan untuk ekspor, Alun-Alun Indonesia membantu pelaku usaha untuk maju ke ranah internasional.

"Alun-Alun Indonesia ini kita mengedukasi memberikan informasi apa yang bisa dijual di pasar apa yang di sedang diminati di luar, misalnya jadi kami membantunya dari segi itu," katanya.

Ia mengatakan bahwa di tahun 2010 Alun-Alun Indonesia pernah diundang ke London-Inggirs untuk menjual produk Indonesia selama satu bulan serta mengajak UMKM untuk bisa meninjau keadaan pasar di London dan tren yang sedang digemari.

Selain London, Catharina juga mengatakan bahwa Alun-Alun Indonesia pernah mengikuti Shanghai World Expo di Tiongkok dan turut membawa UMKM yang bisa menjual produknya di sana dan diserahkan kepada pelaku UMKM tersebut untuk trading mandiri.

Adapula rencana pada akhir tahun 2022 Alun-Alun Indonesia akan membuka satu toko di Hainan Cina yang mana dari segi geografis berbentuk kepulauan yang mirip dengan Bali tidak lupa membawa UMKM yang sudah terakurasi.

"Kami dan strategi kami untuk ekspor adalah kita mengkurasi menyiapkan mereka supaya mereka itu cocok di sana dan kita kasih info pasar ekspor perlunya apa," kata Catharina.

Alun-alun Indonesia merupakan group ritel PT. Panen Lestari Internusa yang berada di bawah naungan MAP (PT. Mitra Adiperkasa) Group. Sudah bertahan hingga 15 tahun, Catharina Widjaja mengatakan perjalanan awal Alun-Alun Indonesia sangat menantang.

"Tahun-tahun pertama tahun 3 tahun 4 tahun pertama itu challenging sekali bagi kami. Jadi kami sendiri yang pergi keluar ke Sumatera ke Jawa, Bali untuk mencari bahan-bahan yang mana kita bisa promosikan," jelasnya.

Reporter: Resti

Komentar