News

Ini Penjelasan Polri Soal Upaya Banding Sambo Usai Dipecat Secara Tidak Hormat

apahabar.com, JAKARTA – Eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo resmi dipecat dari kepolisian. Namun, Sambo berupaya…

Featured-Image

apahabar.com, JAKARTA – Eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo resmi dipecat dari kepolisian. Namun, Sambo berupaya banding atas keputusan tersebut.

Kadiv Humas Polri Dedi Prasetyo mengatakan kalau upaya banding itu jadi hak Sambo.

“Meskipun yang bersangkutan mengajukan banding. Ini merupakan hak yang bersangkutan,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di TNCC Polri, Jakarta Selatan, Jumat (26/8/2022), dini hari.

Dedi menjelaskan upaya banding dalam Sidang Kode Etik Profesi Polri diberikan dalam jangka waktu tiga hari.

“Yang bersangkutan sesuai dengan Pasal 69 yang bersangkutan dikasih kesempatan untuk menyampaikan banding secara tertulis 3 hari kerja,” ujar Dedi.

Setelah itu, lanjut Dedi sekretaris KEPP memberikan keputusan atas banding tersebut. Hasilnya nanti merupakan keputusan hukum mengikat dan pasti.

“Selanjutnya sesuai dengan Pasal 69, nanti untuk sekretaris KEPP dalam waktu banding 21 hari akan memutuskan keputusannya, apakah keputusannya tersebut sama dengan yang disampaikan pada hari ini atau ada perubahan. Yang jelas yang bersangkutan sudah menerima apapun keputusan yang akan diambil sidang bandingnya,” imbuhnya.

“Khusus untuk kasus Irjen FS, banding adalah keputusan final dan mengikat. Tidak berlaku itu (Perpol baru), tidak berlaku PK. Jadi keputusan banding keputusan final dan mengikat, sudah tidak ada upaya hukum lagi,” tuturnya.

Sebelumnya, Irjen Ferdy Sambo telah resmi diberhentikan secara tidak hormat dari Polri. Keputusan PTDH itu diucapkan oleh KEPP pada Jumat (26/8) dini hari.

Ketua sidang etik, Kabaintelkam Komjen Ahmad Dofiri menyampaikan perbuatan terperiksa (Sambo) termasuk dalam perbuatan tercela. Karena itu, Sambo ditempatkan di tempat khusus selama tanggal 8 Agustus 2022 hingga tanggal 12 Agustus 2022.

"Dan penempatan dalam tempat khusus tersebut telah dijalani pelanggar," ujar jenderal bintang tiga itu.

Irjen Ferdy Sambo menjalani Sidang Kode Etik selama lebih dari 14 jam lamanya. Terhitung sidang dimulai sejak Kamis 25 Agustus 2022 pukul 09.25 WIB, hingga Jumat 26 Agustus 2022 dini hari pukul 02:00 WIB.

Dalam persidangan tersebut, dihadirkan saksi sebanyak 15 orang yang memberikan kesaksian tersumpah di hadapan majelis sidang etik. (Regent)

Komentar