Sport

Imbas Libur 2 Bulan, Fisik Timnas Indonesia Hancur Jelang Piala AFF

Terimbas penyetopan Liga 1, fisik pemain-pemain yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan Piala AFF 2022 dinilai hancur lebur.

Featured-Image
Menjelang Piala AFF 2022, Timnas Indonesia berlatih di Pantai Purnama, Gianyar, Bali, sejak 28 November 2022. Foto: PSSI

apahabar.com, DENPASAR - Terimbas penyetopan Liga 1, fisik pemain-pemain yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan Piala AFF 2022 dinilai hancur lebur.

Liga 1 musim 2022/2023 dihentikan sejak 3 Oktober 2022, menyusul tragedi di Stadion Kanjuruhan yang menewaskan 135 pendukung Arema FC.

Penyetopan tersebut berimbas langsung terhadap persiapan Timnas Indonesia ke Piala AFF 2022.

Dengan waktu sekitar tiga pekan menjelang pertandingan perdana melawan Kamboja, Jumat (23/12), perbaikan fisik pemain menjadi fokus utama.

"Memang kekuatan dan fisik dasar pemain sangat kurang. Apalagi seharusnya liga berjalan, tetapi dihentikan akibat tragedi," papar pelatih fisik Timnas Indonesia, Shin Sang Gyu, seperti dilansir YouTube PSSI, Sabtu (3/12).

"Mempertahankan fisik pemain susah sekali, sekalipun pemusatan latihan dipercepat. Untuk mengejar ketertinggalan, kami fokus meningkatkan fisik dasar pemain," imbuhnya.

Salah satu program latihan yang diterima Ilija Spasojevis cs adalah berlatih di gym untuk memperkuat otot.

Terlebih dalam kejuaraan dengan jadwal padat dan bolak-balik naik pesawat, fisik pemain dipastikan terkuras.

"Dalam sepekan latihan, kondisi sebagian besar pemain tidak optimal. Harus diakui memang susah memperbaiki kondisi fisik pemain yang tak bertanding dalam dua bulan," jelas Sang Gyu.

"Sebenarnya pemain harus sudah memiliki persiapan yang matang sebelum bergabung ke Timnas Indonesia. Dengan begitu, penerapan program latihan taktik akan lebih mudah lagi," sambungnya.

Menyikapi kondisi yang kurang ideal, pelatih Shin Tae-yong menginginkan pertandingan pertama dan kedua dijadikan sarana meningkatkan fisik.

Dijadwalkan seusai Kamboja, Indonesia akan bertemu Brunei Darussalam, Senin (26/12). Pemain diharapkan prima ketika berjumpa Thailand, Kamis (29/12).

"Terdapat dua pertandingan sebelum lawan Thailand yang bisa meningkatkan fisik. Sambil menjalani turnamen, diharapkan dapat mempertahankan fisik yang sudah terbentuk," tandas Sang Gyu.

Editor
Komentar