Hot Borneo

HST Status Siaga, Ratusan Rumah Terendam

apahabar.com, BARABAI – Sejumlah desa terendam banjir pasca-naiknya debit air pada dua sungai di Kabupaten Hulu…

Featured-Image
Sejumlah desa terendam banjir pasca-naiknya debit air pada dua sungai di HST. Foto-Pahuluan Rescue

apahabar.com, BARABAI – Sejumlah desa terendam banjir pasca-naiknya debit air pada dua sungai di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Desa yang terendam berada di Kecamatan Batu Benawa dan Haruyan. Banjir terjadi setelah hujan lebat mengguyur HST seharian lebih pada Jumat (9/9).

BPBD HST melaporkan ada 322 rumah terendam dengan jumlah jiwa sebanyak 945. Hujan mengguyur HST sejak dini hari Jumat hingga malam.

Kepala Pelaksana BPBD HST, Budi Haryanto, merincikan di Haruyan ada lima desa yang terendam. Desa itu yakni, Mangunang Seberang, Mangunang, Haruyan, Lok Buntar dan Haruyan Seberang. Sedangkan di Kecamatan Batu Benawa ada dua desa yakni, Aluan Besar dan Haliau.

Ketinggian bervariasi dari semata kaki hingga mencapai lutut orang dewasa. “Data akan terus kami himpun,” kata Budi kepada apahabar.com, Jumat malam.

Pasca-hujan deras, longsor juga terjadi di beberapa daerah. Di antaranya Desa Pasting Kecamatan Hantakan.

Jembatan di Desa Tilahan juga terputus akibat gerusan air yang membuat pondasi longsor. Akibatnya akses jalan warga terputus.

Warga dibantu TNI-Polri, BPBD dan para relawan di HST bahu-membahu menanggulangi peristiwa itu. “Saat ini kita menetapan status siaga 1 di HST,” tutup Budi.

Saat ini curah hujan dan debit air sungai di hulu HST sudah menurun. Kendati demikian BPBD HST tetap mengimbau agar tetap waspada dan jangan panik.

Pantauan apahabar.com di pusat kota HST, Barabai, air sudah menggenangi beberapa ruas jalan yang memiliki elevasi rendah. Seperti di Bulau dan Kemasan atau dekat dengan Bantaran Sungai Barabai.

Cek berita menarik lainnya di artikel Google News.

Komentar