Hot Borneo

Hobi Nonton Film Porno, Warga Kabupaten Banjar Cabuli Anak Tirinya

Warga Kabupaten Banjar tega mencabuli anak tirinya. Ada dugaan pelaku terpengaruh film porno, sehingga nekat melakukan perbuatan tersebut. 

Featured-Image
Ilustrasi korban pencabulan. Foto: Liputan6

apahabar.com, BANJARBARU - Warga Kabupaten Banjar, Kalsel, tega mencabuli anak tirinya. Ada dugaan pelaku terpengaruh film porno, sehingga nekat melakukan perbuatan tersebut. 

Kapolres Banjarbaru melalui Kasi Humas AKP Tajudin 
Noor membenarkan kejadian tersebut.

"Tersangka sudah berhasil ditangkap dan dibawa ke Polres Banjarbaru guna proses lebih lanjut," ujar Tajudin, Jumat (2/12) malam.

Baca Juga: Kalahkan Brazil 1-0, Tangisan Membanjiri Rakyat Kamerun

Pelaku berinisial S ditangkap pada Jumat sore sekira pukul 15.30 Wita oleh anggota Unit PPA Polres Banjarbaru yang di-backup Kanit Reskrim Polsek Beruntung Baru.

Pelaku ditangkap saat sedang berada di tempat kerjanya di Jalan Handil Jawa, Desa Kampung Baru, Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar.

Kejadian itu bermula pada Rabu 23 November 2022. Saat itu pencabulan kembali terjadi di rumah S di Kecamatan Beruntung Baru Kabupaten Banjar, sekira pukul 03.00 WITA.

Baca Juga: Anggaran Terbatas, Proyek Jalan Batulicin-Banjarbaru Terus Dilanjutkan

Karena tak terima dengan perbuatan ayah tirinya, korban lalu melaporkan kejadian itu kepada ibunya. Menurut pengakuan korban, dia telah dicabuli sebanyak lima kali. Dari situ ibu korban melapor ke polisi. 

RS menuturkan ayah tirinya melakukan pencabulan pada saat ia sedang tidur. Saat RS terbangun, pelaku langsung menjauh sambil memberikan isyarat dengan tangan agar RS diam. Atas kejadian tersebut, RS mengalami rasa sakit pada organ intimnya.

"Tersangka melakukan pencabulan tersebut dikarenakan nafsu setelah menonton film porno," kata Kasi Humas Polres Banjarbaru itu.

Baca Juga: Sah! Kompetisi Liga 1 Kembali Bergulir 5 Desember

Adapun barang bukti yang ikut diamankan bersama S yakni satu lembar celana pendek, satu lembar koas, satu lembar pakaian dalam dan satu lembar bra (BH).

Editor
Komentar