Hot Borneo

Hilang di Hutan Awayan, Malah Tanpa Celana di Atas Pohon Karet 

apahabar.com, PARINGIN – Teka-teki hilangnya Imis di hutan Desa Ambakiyang, Awayan, Kabupaten Balangan mulai terjawab. Selasa…

Featured-Image
Berjam-jama lamanya, yang dicari pun ditemukan sedang berada di atas sebuah pohon karet di areal hutan Ambakiyang, Awayan, Kabupaten Balangan. Foto: Instagram/@Habar Balangan

apahabar.com, PARINGIN – Teka-teki hilangnya Imis di hutan Desa Ambakiyang, Awayan, Kabupaten Balangan mulai terjawab.

Selasa (6/9) sekitar pukul 17.00, sopir pakan ternak asal Banjarmasin itu ditemukan warga berada di atas pohon karet setinggi empat kali orang dewasa atau sekira lima meter.

Penemuan Imis berawal dari beredarnya kabar orang hilang di media sosial. Kabar menyebut seorang sopir pakan ternak hilang di areal perkebunan atau hutan Desa Ambakiyang, Awayan, Balangan.

Mendapat informasi, masyarakat membentuk tim pencari lalu beramai-ramai menyisir areal kebun yang sempat dilintasi Imis. Sekitar pukul 23.00 Wita, Imis akhirnya ditemukan di atas pohon karet tanpa mengenakan celana.

Pantauan apahabar.com, lokasi penemuan Imis merupakan areal perkebunan dan hutan. Tak jauh dari sana terdapat kolam eks Tambang Bantala yang telah puluhan tahun lamanya tak lagi beroperasi.

Sangat mustahil terdapat warung makan bahkan warung malam sekalipun, karena lokasi penemuan terlihat sepi. Saat diamankan warga, Imis bercerita melihat sebuah warung makan di dekat perkebunan tersebut.

“Saat itu saya merasakan ngantuk dan lapar,” ujarnya kepada warga yang mencarinya.

Bertolak dari arah Banjarmasin, seingat Imis begitu ia tiba di Awayan tiba-tiba di depan jalan terlihat sebuah warung makan.

Meski perasaannya merasa aneh, Imis tetap singgah karena merasa lapar. Selesai makan, lalu berdiri, tiba-tiba warung yang disinggahinya hilang.

Imis pun lari ketakukan karena menduga warung yang disinggahi adalah warung gaib. Meski sudah aman bersama warga, ia masih merasa bingung mengapa bisa sampai berada di atas pohon karet yang cukup tinggi dengan kondiis minim busana.

Dihubungi apahabar.com, Rabu (7/9) malam, Kades Ambakiyang Marhat membenarkan peristiwa tak lazim tersebut. Namun ia memilih tak ambil pusing.

“Kepada warga jangan terlalu khawatir, bisa saja sopir tersebut sedang berada di bawah alam sadar atau pengaruh lainya,” ungkapnya.

Komentar