Tak Berkategori

Hari Ini, Tol Terpanjang di RI Diresmikan

apahabar.com, JAKARTA – Salah satu ruas Tol Trans-Sumatera yaitu Bakauheni-Terbanggi Besar(Bakter) rencananya diresmikan hari ini, Jumat…

Featured-Image
Tol Trans-Sumatera rencananya akan diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo hari ini, Jumat (8/3). Foto-Hutama KaryaRuas Tol Trans-Sumatera

apahabar.com, JAKARTA – Salah satu ruas Tol Trans-Sumatera yaitu Bakauheni-Terbanggi Besar(Bakter) rencananya diresmikan hari ini, Jumat (8/3).

Presiden Joko Widodo dikabarkan akan meresmikan langsung tol sepanjang 140,7 km, dan terpanjang di indonesia itu.

Tol, dilansir Detikcom, menjadi jalan bebas hambatan terpanjang yang pernah diresmikan Jokowi selama dilantik sebagai presiden hingga saat ini.

Sebelumnya ruas tol terpanjang yang pernah diresmikan Jokowi sekaligus yang memegang predikat tol terpanjang di Indonesia adalah tol Cipali sepanjang 116,75 km pada 2015 lalu.

Rencananya, Jokowi akan didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, dan Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero) Bintang Perbowo.

Baca Juga: Bahan Makanan Pemicu Utama Deflasi di Kalsel

Saat ini, dari ruas Tol Bakauheni-Terbanggi sepanjang 140,7 km, baru Paket 1 Bakauheni-Sidomulyo yang beroperasi.

Mulai besok, Paket 2 Sidomulyo-Kotabaru, Paket 3 Kotabaru-Metro dan Paket 4 Metro-Terbanggi Besar akan dioperasikan secara penuh.

Tersambungnya tol ini diharapkan memberi dampak positif terutama untuk mobilitas masyarakat di Pulau Sumatera, serta memperlancar arus logistik dengan waktu tempuh yang lebih singkat dan biaya terjangkau.

Hutama Karya mendapatkan penugasan dari pemerintah untuk menggarap 24 ruas Tol Trans-Sumatera sepanjang 2.770 km, dengan prioritas 8 ruas sepanjang 644 km.

Pembangunan Tol Trans Sumatera Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar menelan biaya investasi sebesar Rp 16,8 triliun, di mana 52% berasal dari ekuitas melalui PMN sebesar Rp 2,217 triliun dan obligasi yang diterbitkan Hutama Karya sebesar Rp 6,5 triliun.

Sisa 48% dipenuhi dengan pinjaman melalui pinjaman dari 7 sindikasi perbankan, yaitu Bank Mandiri, BNI, BCA, CIMB Niaga, Maybank, Bank Permata, dan Bank ICBC sebesar Rp 8,078 triliun.

Baca Juga: Dewan: Hilirisasi Jadi Solusi Atasi Harga Sawit di Kalsel

Editor: Fariz F

Komentar