Nasional

Harga Minyak Turun, BBM Masih Dipertimbangkan

apahabar.com, BANJARMASIN – Harga minyak mentah dunia turun dari US$ 85 per barel pada Oktober lalu,…

Featured-Image
Foto-komoditi.co.id

apahabar.com, BANJARMASIN – Harga minyak mentah dunia turun dari US$ 85 per barel pada Oktober lalu, kini sudah tak jauh dari US$ 50,58 per barel. Kendati demikian, PT Pertamina (Persero) tak lantas menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM).

Minyak mentah jenis Brent saat ini berada di level US$ 59,20 per barel naik 40 sen atau 0,7%. Sementara, West Texas Intermediate (WTI) naik 16 sen atau 0,3% menjadi US$ 50,58 per barel.
VP Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito mengatakan, Pertamina akan terus mengevaluasi harga jual BBM. Menurutnya, Pertamina memang tak langsung menaikkan harga jual BBM saat minyak mentah melambung, begitu juga saat harga BBM turun tak langsung menyesuaikan harga.

Apalagi, sambungnya, harga minyak mentah juga masih di atas harga patokan dalam Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN).

“Sebagai patokan saja harga asumsi kita APBN US$ 48 per barel, walaupun turun masih belum sesuai dengan perkiraan awal, tapi kata kuncinya evaluasi terus, dan tidak terlalu buru-buru naik atau turun,” kata Adiatma.

Saat ditanya mengenai lamanya evaluasi, Adiatma hanya menjawab perubahan harga tidak hanya mengacu pada harga minyak mentah, tapi juga menyangkut daya beli masyarakat.

“Ya kita banyak pertimbangan selain harga itu sendiri, daya beli masyarakat dan lain-lain yang menyebabkan harga BBM naik atau turun,” tegasnya.

Sumber: Detik.com

Editor: Muhammad Bulkini

Komentar
TrendingLainnya