630585e5e0680b3624035552-6306d488884dfd428a07e302
6306d488884dfd428a07e302-6306d488884dfd428a07e302
Banner
Kalsel

Hadapi Kemarau, Paman Birin Instruksikan Segera Bersiap

apahabar.com, BANJARBARU – Menghadapi musim kemarau tahun ini, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor mulai mengambil langkah…

Featured-Image
Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor atau Paman Birin saat membagikan masker ke salah satu warga di Banjarmasin. Foto-Instagram

apahabar.com, BANJARBARU – Menghadapi musim kemarau tahun ini, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor mulai mengambil langkah antisipasi dini terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Paman Birin, begitu ia karib disapa, menginstruksikan agar setiap kabupaten dan kota memetakan daerah rawan kebakaran.

Saat meninjau kesiapan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalsel, Jumat (24/4) pagi, Paman Birin menekankan, pemetaan daerah rawan tersebut penting untuk dilakukan mulai saat ini.

“Jangan sampai saat musibah terjadi, semuanya baru melakukan persiapan,” katanya saat meninjau persiapan antisipasi bencana alam kebakaran hutan dan lahan pada musim kemarau tahun 2020.

Didampingi Kepala BPBD Wahyuddin, Paman Birin juga melakukan koordinasi terkait kesiapan personel dan peralatan.

Dengan begitu, ia ingin memastikan, jajarannya dapat mengantisipasi sedini mungkin kejadian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di seluruh wilayah Kalsel.

“Jelang pergantian musim, mari kita mengantisipasi terjadinya bencana alam Karhutla. Seluruh pihak terkait baik di provinsi maupun kabupaten kota agar melakukan persiapan,” katanya.

Melalui pemetaan daerah rawan Karhutla, kata dia, seluruh pihak terkait, bisa melakukan langkah-langkah strategis sejak dini, untuk meminimalisasi terjadinya bencana Karhutla di Kalsel.

Sebagaimana diketahui, Kalsel merupakan salah satu provinsi rawan terjadinya kebakaran lahan dan hutan.

Kondisi geografis yang banyak lahan rawa dan gambut serta perilaku sebagian warga, yang cenderung memilih membakar lahan untuk bercocok tanam, alasan kuat penyebabnya.(ant)

Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Komentar
6306d488884dfd428a07e302-6306d488884dfd428a07e302
6306d488884dfd428a07e302-6306d488884dfd428a07e302
6306d488884dfd428a07e302-6306d488884dfd428a07e302
6306d488884dfd428a07e302-6306d488884dfd428a07e302