Tak Berkategori

H-8 PSU, KPU Banjar Gelar Simulasi Pencoblosan di 5 Kecamatan

apahabar.com, MARTAPURA – Delapan hari menjelang pemungutan suara ulang (PSU Pilgub Kalsel, KPU Kabupaten Banjar menggelar…

Featured-Image
Simulasi pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) di Kecamatan Martapura Kota, Selasa (1/6). Foto-apahabar.com/hendralianor

apahabar.com, MARTAPURA – Delapan hari menjelang pemungutan suara ulang (PSU Pilgub Kalsel, KPU Kabupaten Banjar menggelar simulasi pemungutan suara secara serentak di 5 kecamatan, Selasa (1/6).

5 kecamatan tersebut yakni Martapura, Astambul, Mataraman, Aluh Aluh, dan Sambung Makmur.

Di Martapura, simulasi dilakukan di halaman gudang logistik KPU Banjar, tepatnya di seberang Stadion Demang Lehman (SDL), Desa Indrasari.

Disediakan dua TPS simulasi di lokasi yang sama guna mengurangi kerumunan.

Peserta yang diundang dari dua perwakilan kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di tiap tempat pemungutan suara (TPS), dengan total 530 orang.

Tampak hadir Komisioner KPU Provinsi Kalsel, Edy Ariansyah Banjar yang turut mengatur jalannya proses simulasi dari awal.

Sementara di TPS sebelahnya, terlihat Komisioner KPU Banjar, M Zain memberi arahan kepada peserta simulasi.

Meskipun dalam undangan tertera simulasi dimulai pukul 07.00, namun simulasi baru dimulai sekitar pulul 09.40 Wita, lantaran persiapan yang cukup memakan waktu.

Simulasi dimulai dari masuknya petugas penyemprotan disinfektan, dilanjutkan masuknya para KPPS, PAM TPS, hingga pengawas ke TPS.

Simulasi dilakukan dengan runut yang detail hingga selesai pada perhitungan suara. Sesekali Komisioner KPU meluruskan KPPS jika ada kekeliruan, dan diminta untuk diulang.

Secara umum, terkait tata cara pencoblosan pada PSU ini tidak ada yang berbeda dengan pencoblosan pada pemilu biasanya.

Komisioner KPU Banjar, M Zain mengatakan anggota KPPS setelah diberikan bimbingan teknis (Bimtek), mesti dilakukan praktik pada simulasi.

“Tujuan simulasi ini agar penyelenggara di TPS benar-benar paham bagaimana prakteknya nanti pada hari H, apalagi ini kan mereka semua orang baru,” kata Zain.

Ia berharap pelaksanaan PSU pada 9 Juni nanti berjalan lancar dan tidak ada kendala.

Sementara Ketua Bawaslu Banjar, Fajeri Tamzidillah yang turut menyaksikan simulasi pelaksanaan PSU mengapresiasi KPU pada simulasi ini.

Ia menerangkan pada PSU nanti para pemilih sudah tertera di depan TPS, baik itu daftar pemilih tetap (DPT), Daftar Pemilih Pindahan (DPPh), dan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb), sesuai daftar pemilih pada Pilkada 2020 9 Desember lalu.

“Mereka itu lah nanti yang dapat memilih pada PSU, selain daripada itu tidak diperkenankan,” terang Ketua Bawaslu Banjar.

Selain itu, Bawaslu juga menekankan kepada pengawas TPS agar selalu bersinergi dengan KPPS saat pelaksanaan nanti.

Sebagai pengingat, Mahkamah Konstitusi (MK) telah memerintahkan KPU Kalsel untuk melaksanakan PSU di 7 kecamatan. 5 kecamatan di antaranya ada di Kabupaten Banjar. Pelaksanaan PSU pada Rabu 9 Juni 2021.

 

Komentar