Tak Berkategori

Gegara Perempuan di Tabalong, 2 Saudara Sepupu Aniaya Anak di Bawah Umur

apahabar.com, TANJUNG – Dua orang saudara sepupu di Kabupaten Tabalong diamankan anggota Polsek Tanjung bersama Unit…

Featured-Image
Salah satu pelaku penganiayaan, EP saat diamankan di Polsek Tanjung. Foto-Istimewa

apahabar.com, TANJUNG – Dua orang saudara sepupu di Kabupaten Tabalong diamankan anggota Polsek Tanjung bersama Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Tabalong.

Keduanya ditangkap karena diduga melakukan penganiayaan terhadap anak di bawah umur berinisial MA (16).

MA merupakan warga Tangki Hijau Kelurahan Belimbing Raya, Kecamatan Murung Pudak, Tabalong, Kalimantan Selatan.

Tersangka berinisial AR (16) warga Kecamatan Tanjung dan EP (23) warga Jalan Basuki Rahmat Kelurahan Hikun Kecamatan Tanjung.

Penganiayaan ini diduga lantaran pelaku sakit hati karena soal perempuan.

Perempuan tersebut sekarang ini diketahui berpacaran dengan korban.

Kapolres Tabalong AKBP M Muchdori melalui, Kapolsek Tanjung Iptu Dedy Indarto membenarkan penangkapan kedua tersangka.

Penangkapan keduanya bermula dari laporan orangtua korban penganiayaan kepada Polsek Tanjung, Sabtu (9/1).

SN (51), warga Jalan Tangki Hijau Kelurahan Belimbing Raya Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong melaporkan prihal anaknya yang dianiaya.

Sementara peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Jum’at (8/1) sekitar pukul 23.30 WITA di Pangkalan RT 02.

Korban yang saat itu berada di rumah temannya didatangi dua tersangka.

Kemudian, tersangka memanggil-manggil korban untuk keluar. Korban pun keluar menemui pelaku.

Setelah bertemu, pelaku mengeluarkan ikat pinggang lalu melayangkan ke muka MA.

Setelah menyerang menggunakan ikat pinggang, pelaku kembali naik ke pelataran rumah dengan seorang temannya.

Pelaku kembali melayangkan ikat pinggang ke muka korban beberapa kali namun terhalang oleh tangan korban.

Ikat pinggang itu mengenai tangan, lalu korban terjatuh. Pelaku pun masih saja melayangkan ikat pinggang itu hingga mengenai kepala belakang dan punggung korban.

Dengan bersamaan rekan pelaku berinisial EP menginjak muka korban sebanyak 3 kali.

Sementara pelaku AR kembali menyerang korban dengan cara menendang dan mengenai bagian muka.

Melihat kejadian itu teman-teman korban langsung melerai aksi dari kedua pelaku AR dan EP.

Selanjutnya korban dibawa warga setempat ke RSPT Murung Pudak untuk diberikan perawatan medis.

Atas kejadian itu korban mengalami luka dan memar pada bagian muka, luka robek tangan kiri dan kanan, luka punggung dan memar di kepala.

Setelah mendapat laporan tersebut, petugas gabungan berhasil menangkap kedua tersangka.

“Kedua pelaku merupakan saudara sepupu, ditangkap di rumah masing-masing, 1 di antaranya berstatus pelajar yang masih di bawah umur,” jelas Kapolsek Tanjung Iptu Dedy Indarto, Sabtu (9/1) malam.

Selanjutnya terhadap kedua orang tersebut dibawa ke Polsek Tanjung guna proses lebih lanjut.

“Bersama keduanya disita barang bukti, 1 buah kepala ikat pinggang dan selembar baju warna putih lurik hitam yang ada noda darahnya,” pungkas Iptu Dedy Indarto.

Komentar