Hot Borneo

Gandeng Narasumber dari Tempo, PWI Kalteng Gelar Pelatihan Menulis Feature

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah (PWI Kalteng), akan menggelar pelatihan menulis…

Featured-Image
Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah (PWI Kalteng), akan menggelar pelatihan menulis feature yang menghadirkan narasumber inti dari Tempo Grup pada Sabtu (3/9) besok. Foto: PWI Kalteng for apahabar.com

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah (PWI Kalteng), akan menggelar pelatihan menulis feature yang menghadirkan narasumber inti dari Tempo Grup pada Sabtu (3/9) besok.

Narasumber yang dihadirkan sangat kompeten di bidang, khususnya penulisah feature.

Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Kalteng, Seventin Gustapatmi menjelaskan persiapan pelaksanaan kegiatan sudah mencapai 95 persen.

Kegiatan dilaksanakan di Hotel Aurila Palangka Raya dengan jumlah peserta 30 orang. PWI Kalteng masih membuka kesempatan untuk wartawan bisa mengikuti kegiatan melalui daring.

"Kuota peserta memang hanya 30 orang. Tapi kami masih membuka kesempatan bagi wartawan yang ingin belajar, mengikuti pelatihan melalui daring," tegas wartawati yang akrab disapa Vivin, Jumat (2/9).

Berdasarkan informasi dari panitia, jelas Vivin, narasumber dari Tempo Grup bernama LR Baskoro. Adapun Baskoro merupakan redaktur senior di Tempo Grup, tercatat sebagai pengajar di Lembaga Pers Dr Soetomo (LPDS), dan tenaga ahli Dewan Pers.

Narasumber sudah berada di Palangka Raya, dan siap berbagi ilmu kepada wartawan.

Kegiatan pelatihan menulis feature, jelas Vivin, gratis untuk peserta. Itu merupakan program kerja PWI Kalteng bidang pendidikan, untuk mendorong peningkatan profesionalisme.

Ke depan PWI Kalteng akan terus menggelar pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kemampuan wartawan di bidang jurnalistik.

"Kita terus evaluasi kebutuhan wartawan di Kalteng. Evaluasi dilakukan dari berbagai masukan, termasuk hasil dari pelaksanaan uji kompetensi. Itu nanti akan terlihat jelas, apa kelemahan wartawan kita di Kalteng," tegas Vivin.

Terpisah, Sekretaris PWI Kalteng Ika Lelunu menjelaskan dalam kurun waktu tiga tahun kepengurusan, pihaknya sudah banyak menggelar program pelatihan, pendidikan, aksi sosial, peningkatan kompetensi, maupun lainnya. Itu semata-mata diberikan untuk semakin memacu profesionalisme wartawan di Kalteng.

Menurut Ika, keberadaan organsiasi PWI di Kalimantan Tengah hadir untuk anggota, khususnya dalam peningkatan kapasitas keilmuan. Itu dilaksanakan melalui berbagai pelatihan, pendidikan, maupun uji kompetensi.

Berdasarkan catatan, setidaknya sudah ada 30 kegiatan pelatihan, 7 pelaksanaan uji kompetensi, serta belasan kali aksi sosial selama 3 tahun kepengurusan.

"UKW Kalteng mencapai angkatan ke-18. Dari 18 angkatan, 7 diantaranya terlaksana pada medio 2020 hingga 2022," tegas Ika.

Pada tahun 2020 lalu, jelas Ika, setidaknya ada 18 kegiatan pelatihan, di 2021 kurang lebih 8 kegiatan pelatihan, 4 pelatihan di 2022. Ini luar biasa, dalam kurun waktu 3 tahun, pengurus PWI Kalteng mampu melaksanakan kegiatan pelatihan, pendidikan, serta UKW menyamai satu periode kepengurusan, atau bahkan dua periode.

Tidak hanya pendidikan, jelas Ika, bidang olahraga terus berjalan sejak tahun 2019. Akhir 2019, PWI Kalteng sudah menggelar Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada). Itu dilanjutkan dengan pemusatan latihan berjalan sejak tahun 2020 hingga 2022.Bahkan wartawannya diberikan program pelatihan menulis berita olahraga, maupun digodok menjadi pelatih sepakbola, dan futsal.

"Bidang kesejahteraan, kami banyak menggelar aksi sosial sejak tahun 2020. Itu dimulai dari bantuan Covid-19 selama 2020. Bantuan korban banjir, kunjungan panti asuhan hingga bantuan kedukaan," tegas Ika.

Pada bidang antarlembaga, ungkap Ika, PWI Kalteng selama 2020-2022 sudah menjalin kemitraan dengan banyak pihak, selain pemerintah daerah. Banyak kemitraan yang terjalin pada pihak ketiga yang disalurkan dalam bentuk program kesejahteraan, pendidikan, dan pelatihan. Bahkan PWI Kalteng sudah menggelar konferensi kerja daerah (konkerda) pada 2021.

Bidang advokasi, jelas Ika, PWI Kalteng sudah melakukan pendampingan hukum kepada wartawan. Ada kasus yang divonis bebas, mendapatkan penghentian penyidikan, perdamaian, maupun mediasi.

Secara administrasi, pengurusan kartu anggota bisa dilakukan percepatan, sepanjang memenuhi persyaratan. Jadi kartu anggota bisa diterbitkan paling lambat 3 bulan. Berbeda dengan dulu yang waktunya bisa mencapai 6 bulan.

"Bagi keluarga wartawan, PWI punya kerjasama dengan Universitas Palangka Raya (UPR). Banyak anak, keluarga, atau bahkan anggota PWI sendiri yang difasilitasi menumpuh pendidikan di UPR. PWI Kalteng berusaha bekerja maksimal memberikan pelayanan kepada anggota. Semoga apa yang dilsakanakan, mendatangkan manfaat bagi seluruh anggota," tegas Ika.

Komentar