Hot Borneo

Esok, Jembatan Paringin Diperkirakan Bisa Dilewati Lagi

apahabar.com, PARINGIN – Jika tak ada aral, esok Jembatan Paringin, Kabupaten Balangan sudah bisa kembali dilewati….

Featured-Image
Perbaikan Jembatan Paringin yang mengalami keretakan pada bagian lantai terus digenjot pihak BPJN. apahabar.com/Hendri

apahabar.com, PARINGIN – Jika tak ada aral, esok Jembatan Paringin, Kabupaten Balangan sudah bisa kembali dilewati.

Sehari terakhir, Jembatan Paringin mengalami retak pada lantai. Kerusakan lalu diperparah dengan terus melintasnya sejumlah angkutan berat.

Pada akhirnya akses menuju jembatan penghubung Balangan-Tabalong itu ditutup oleh Dishub, sejak tadi malam (29/8).

Penutupan antara lain guna perbaikan sementara lantai jembatan dengan melapis besi penahan beban.

Pantauan apahabar.com pada Selasa (30/8) pukul 13.30, terlihat beberapa pekerja terus berkerja.

Ditemui di lokasi, Muhammad (45) salah satu pekerja berkata perbaikan sudah diupayakan sedari pukul 10.00 malam hingga sekarang.

“Pemasangan kerangka besi sudah hampir selesai, lalu tinggal memasang pelat besi di lantai Jembatan Paringin,” ungkapnya

Baca juga: Jembatan Paringin Bikin Deg-degan

Baca juga: Truk Terobos Jembatan Paringin, Mau Uji Nyali? 

Baca juga: Catat, Truk Dilarang Lintasi Jembatan Paringin

Muhammad juga mengatakan perbaikan bersifat sementara. Pihak BPJN Kalsel, kata dia, dalam sepekan ke depan kemungkinan akan melakukan perbaikan dengan pengecoran pada lantai.

“Paling lama besok sudah selesai, tetapi kita usahakan selesai hari ini,” ucapnya kepada apahabar.com

Rahmad Hidayat (39) salah satu warga Batupiring berharap malam ini Jembatan Paringin sudah bisa kembali dilewati.

“Saya sebagai warga sekitar jembatan sangat jauh jika harus memutar jalan ke Desa Bungin jika hanya untuk ke berbelanja ke pasar, padahal jaraknya sangat dekat,” pungkasnya.

Sementara pengalihan, truk roda empat kini diarahkan melewati jalan Desa Bungin. Sedang truk roda enam diarahkan melewati jalan Desa Mantimin, Batumandi menuju Lampihong.

Sembari menunggu selesainya perbaikan, sementara arus lalu lintas untuk angkutan berat dialihkan ke Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

“Untuk roda enam mungkin kita alihkan ke Amuntai lagi selama perbaikan ini,” kata Kepala BPJN Wilayah Kalsel Kementerian PUPR RI, Syauqi Kamal saat berbincang dengan Anggota DPR RI Komisi II, Muhammad Rifqinizamy.

Komentar