Relax

Eks Pengacara Bharada E Deolipa Yumara Bikin Lagu Gangster Sambo & Putri Malu

apahabar.com, BANJARMASIN – Usai tak lagi menjadi pengacara Bharada E, Deolipa Yumara mengaku tengah menyiapkan 300…

Featured-Image
Deolipa Yumara. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Usai tak lagi menjadi pengacara Bharada E, Deolipa Yumara mengaku tengah menyiapkan 300 lagu. Salah satu lagu berjudul Gangster Sambo.

“Lagi dipersiapkan. Kemarin kan demonya aja ya, nah sekarang lagi dimatangkan. Desember nanti kami akan merilis Gangster Sambo,” kata Deolipa Yumara dilansir dari Detikhot, Sabtu (24/9).

Di sisi lain, diakui Deolipa sudah mempersiapkan lagu itu sejak 2017. Namun belum merilis lagu tersebut lantaran tengah mempersiapkan hal lain.

“Sebenarnya sejak 2017 saya mempersiapkan semuanya. Saya sudah mau merilis semua lagu itu startnya tahun ini. Cuma keburu terjadi kasus Bharada E, jadi ya urusi itu dulu. Sekarang sudah berlalu, jadi ya tenarnya duluan kasus Bharada E dulu. Ya engga apa-apa, yang penting kami tetap berkarya,” bebernya.

Tak hanya soal Sambo, Deolipa juga akan merilis lagu bertemakan cinta dan pengalaman pribadinya selama menjadi pengacara.

Lagu itu akan dirilis di setiap bulan bersama band besutannya Deolipa Project.

“Termasuk Gangster Sambo. Ya ini kan fakta ya, dalam hukum di Indonesia ini. Isinya tentang apa, dengerin lagunya aja nanti,” kata Deolipa Yumara.

Selain itu, sekaligus Deolipa juga bakal merilis lagu berjudul Putri Malu di bulan Desember.
Dia terinspirasi dari sosok PC istri Ferdy Sambo yang tak ditahan meski sudah menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

“Kok banyak perempuan ditahan karena masalah sederhana, kenapa putri malu tidak ditahan dan hukum yang tidak tahu malu. Diluncurkan bulan Desember,” katanya.

“Iyah dong, putri malu dan hukum yang tak tahu malu. Itu kecaman itu, orang kasus pembunuhan kok sampai hari ini nggak ditahan,” tambahnya.

Bicara soal lagu yang bakal dirilis nantinya, Deolipa menyebut bakal punya dua warna musik.

Untuk Gangster Sambo, ia membawakan dengan gaya rock. Sementara Putri Malu lebih melankolis.

“Gengster Sambo harunya nge-rock, kalau Putri Malu, itu melankolis,” katanya.

Di akhir, Deolipa berharap usai merilis dua lagu ini dirinya tak dilaporkan ke polisi.
“Harapannya kita aman-aman saja. Kita kan yang dilaporkan ke polisi juga,” pungkasnya.

Komentar