Hot Borneo

Duh, Jalan Alternatif Makin Rusak Selama Jembatan Paringin Belum Dibuka untuk Roda Empat

apahabar.com, PARINGIN – Jalan alternatif selama Jembatan Paringin, Kabupaten Balangan, belum dibuka untuk roda empat, makin…

Featured-Image
Jalan alternatif di Muara Pitap menuju Gunung Pandau yang rusak, Minggu (13/3). apahabar.com/Hendry

apahabar.com, PARINGIN – Jalan alternatif selama Jembatan Paringin, Kabupaten Balangan, belum dibuka untuk roda empat, makin rusak parah.

Jalan alternatif itu merupakan jalur dari Muara Pitap menuju Gunung Pandau, dan Gunung Pandau ke Haur Batu serta Bungin.

Pengendara roda empat yang melewati Jembatan Paringin, Jalan Ahmad Yani dari Banjarmasin ke Tabalong terpaksa melewati jalan itu.

Pengendara harus berhati-hati, lantaran jalan berlubang dan digenangi air pascahujan. Sementara material berupa batu, tak sanggup menutup lubang.

Bahkan, kerusakan jalan alternatif tersebut sempat membuat truk amblas hingga ada yang terbalik.

Sementara kerugian lain dialami warga setempat. Pemilik rumah toko (ruko) di pinggir jalan alternatif itu mengeluhkan jualannya sepi pembeli.

“Halaman depan ruko rusak parah dan berlumpur jika hujan, pelanggan jadi susah parkir kendaraan dan enggan berhenti untuk berbelanja,” ungkap Rahma kepada apahabar.com, Minggu (13/3).

Terkait perbaikan jalan alternatif ini merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan.

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas PUPR Balangan, Rahmadiah menyampaikan pihaknya telah menganggarkan perbaikan jalan Muara Pitap ke Gunung Pandau pada APBD tahun 2022.

“Muara Pitap Ke Gunung Pandau senilai kurang lebih Rp 10 miliar,” kata dia belum lama tadi kepada awak media.

Selanjutnya kata dia, perbaikan jalan dari Simpang Gunung Pandau ke Haur Batu menelan biaya mencapai Rp 9 miliar.

“Dan perbaikan jalan desa Bungin lebih kurang Rp 2 miliar,” sebut Rahmadiah.

Terakhir, ia menjelaskan saat ini dinas PUPR Balangan masih melakukan perencanaan.

“Ditargetkan pada April mendatang sudah lelang, kemudian pertengahan semester sudah dikerjakan kontraktor pemenang lelang,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait Jembatan Paringin, sejak perbaikan rampung Februari lalu, hanya boleh dilalui kendaraan roda dua.

Sayang, ketika apahabar.com coba menghubungi Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalsel sebagai penangungjawab perbaikan jembatan, belum ada jawaban. Terutama terkait kapan Jembatan Paringin dapat dilalui roda empat.

Jembatan Paringin Selesai, Kendaraan Roda Empat Belum Boleh Melintas

Komentar