Pemkab Tanah Laut

DKPP Tala Gelar Sosialisasi Perizinan Sekaligus Pengukuran Kapal Nelayan Gratis

apahabar.com, PELAIHARI – Tidak ingin nelayan Tanah Laut (Tala) bermasalah dikemudian hari hanya karena ketiadaan dokumen…

Featured-Image
DKPP Tala gelar sosialisasi perizinan sekaligus pengukuran kapal gratis, Kamis (25/8). Foto-Istimewa

apahabar.com, PELAIHARI – Tidak ingin nelayan Tanah Laut (Tala) bermasalah dikemudian hari hanya karena ketiadaan dokumen kapal, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Tala melaksanakan sosialisasi tentang perizinan sekaligus pengukuran kapal secara gratis bagi nelayan Desa Sungai Bakau Kecamatan Kurau, Kamis (25/8/2022).

Kepala Bidang Perikanan Tangkap, DKPP Tala, Noor Irwandy Kodratillah Asmi mengatakan pentingnya kelengkapan dokumen perizinan kapal bagi nelayan ibarat keberadaan surat menyurat pada kendaraan bermotor.

“Kami ingin rekan nelayan sekalian sudah memiliki dokumen pas kecil nantinya selepas kegiatan ini. Adanya pas kecil dapat membantu nelayan mudah mendapatkan berbagai keperluan melaut, misal solar bersubsidi,” ujar Iwan dihadapan para nelayan.

Selain kemudahan mendapat solar bersubsidi, Iwan juga menjelaskan, para nelayan dapat menggunakan dokumen perizinan nantinya untuk keperluan dana hibah bantuan pemerintah ke depan.

Mulyadi seorang nelayan Desa Sungai Bakau merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini. Ia turut bahagia DKPP memberikan pelayanan perizinan tanpa adanya pungutan biaya.

“Kami sangat berterimakasih kepada pemerintah. Lewat DKPP, kami jadi tau apa-apa yang harus dilengkapi dalam dokumen perizinan bagi nelayan kecil seperti kami ini,” tutur Mulyadi dengan bahagia.

Mulyadi juga berpesan kepada rekan nelayan lainnya yang belum mengurus dokumen kapal agar dapat segera menghubungi DKPP.

Pada kegiatan ini, DKPP melibatkan Staf Ahli Ukur Kapal dari UPP Kelas III Kintap, Dimas Maulana Sasmita yang secara teknis melakukan langsung pengukuran terhadap kapal nelayan untuk melengkapi dokumen perizinan.

Diketahui, ada sebanyak 40 kapal dengan ukuran pas kecil milik nelayan Desa Sungai Bakau yang ditargetkan selesai pengukuran, sehingga proses penerbitan dokumen menjadi semakin lebih cepat.

Direncanakan pada Jumat (26/8/2022) juga akan dilakukan hal serupa dengan menyasar nelayan Desa Sungai Rasau, Kecamatan Bumi Makmur.

Komentar