BPJS Kesehatan Barabai

Ditawari Aplikasi, Malik Gagal Berurusan di BPJS Kesehatan!

apahabar.com, BARABAI – Niat Abdul Malik (45) mengubah administrasi kepesertaan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Barabai…

Featured-Image
Abdul Malik memasang aplikasi Mobile JKN di gawainya. Foto-Feri for apahabar.com.

apahabar.com, BARABAI – Niat Abdul Malik (45) mengubah administrasi kepesertaan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Barabai tak kesampaian.

Dia gagal mengganti data status fasilitas kesehatannya (faskes) tingkat pertamanya terdaftar.

“Kan kalau mau perubahan data seperti faskes ini berlakunya nanti tanggal 1 bulan depan. Mumpung masih belum akhir bulan saya segera pindahkan saja supaya awal bulan sudah berlaku," kata PNS di Kecamatan Barabai, Hulu Sungai Tengah (HST) itu, Kamis (22/9).

Alih-alih mendapatkan pelayanan yang lama lewat loket, Abdul Malik justru mendapatkan layanan yang lain.

Dari awal ditawarkan trik jitu itu, Malik langsung tertarik dan merasa penasaran.

Menurut Malik, pelayanan itu trik jitu dan langkah cepat melakukan perubahan faskes-nya.

Apalagimobilitasnya untuk melakukan kepengurusan hal-hal di luar kedinasan cukup terbatas.

"Saya ditawari melakukan perubahan faskes lewat aplikasi Mobile JKN supaya tidak perlu masuk dan melengkapi berkas apapun,” kata Malik.

Dipandu petugas BPJS Kesehatan, Malik mulai mengunduh Mobile JKN di gawainya. Selesai pendaftaran, dia mulai melakukan perubahan data.

Malik bilang, aplikasinya sangat mudah digunakan. Cukup 5 langkah dia berhasil mengganti faskes.

Mulai dari buka aplikasi, lalu masuk menu ubah data peserta, pilih bagian ubah faskes, lalu pilih faskes tujuan, kemudian kode OTP terkirim, tinggal dikonfirmasi dan perubahan berhasil.

"Sangat praktis. Aktivitas saya di kantor tidak terlewatkan, nanti teman-teman saya di kantor akan saya coba arahkan menggunakan aplikasi ini supaya keperluan administrasi BPJS Kesehatan cukup pakai aplikasi saja sambil beraktivitas di kantor," sambung pria asal Bukat, Barabai ini.

Selain fitur perubahan data peserta, Malik mengaku tertarik dengan fitur konsultasi online dengan dokter di FKTP terdaftarnya.

"Fitur ini akan membantu untuk penanganan pertama ketika kita mengalami keluhan kesehatan. Ya,walaupun saya terbilang jarang menggunakan tapi dengan semua kemudahan ini kalau nanti ada perlu rasanya sudah mudah dan terfasilitasi di aplikasi ini," tutup Malik.

Komentar