Tak Berkategori

Dirujuk ke RSUD Ulin, Bocah Berbobot 125 Kg Tanah Laut: Ulun Mulai Sehat Paman

apahabar.com, PELAIHARI – Kondisi Achmad Irwandi, bocah 125 kilogram (kg) asal Tanah Laut semakin membaik. Sampai…

Featured-Image
Achmad Irwandi, bocah obesitas asal Tanah Laut kini menjalani perawatan medis di RSUD Ulin Banjarmasin. Foto: Banuapost

apahabar.com, PELAIHARI – Kondisi Achmad Irwandi, bocah 125 kilogram (kg) asal Tanah Laut semakin membaik.

Sampai hari ini, Irwandi masih menjalani masa pemulihan bukan lagi di kediamannya, Desa Kuringkit Kecamatan Panyipatan.

Sudah sepekan belakangan Irwandi mendapat pendampingan ketat dari perawat di Ruang Anak Tulip, RSUD Ulin Banjarmasin.

“Ulun [saya] mulai sehat, paman semakin baik perasaan. Makan juga sudah bisa,” ujar siswa Kelas 7 Madrasah Tsanawiyah Tanah Laut itu lewat sambungan seluler.

Bahkan setiap obat yang diberi pihak perawat RSUD Ulin Banjarmasin diakui Riswandi rutin ia makan.

“Obat yang diberi ulun minum rutin. Alhamdulillah sudah baik,” katanya.

Walau pun, sebut Ruswandi, jari tangan dan kakinya masih terasa nyeri dan belum bisa berdiri seperti semula.

Jika nanti sembuh, Irwandi mengaku akan banyak olahraga. Agar berat badannya bisa turun.

“Besok rencana ulun sudah bisa bulik [balik] kata dokter. Di kampung ulun akan rutin olahraga,” katanya.

Apalagi ia mempunyai cita-cita menjadi tentara. Orang tuanya pun turut senang,

“Semoga semakin baik dan berat badannya turun,” ujar Muliyadi, ayah sambung Irwandi.

Dalam keterangan rumah sakit kepada media ini, dr Arief Budiarto dari Divisi Gizi Metabolik yang ikut menangani Achmad Irwandi bilang obesitas yang dialami bocah ini akibat pola makan tidak sehat dan tidak teratur.

“Hasil sejumlah pemeriksaan tim, penyebab obesitasnya dari luar, yakni konsumsi makanan yang berlebihan,” ujar dr Arief, Selasa (17/11).

Karena itu, lanjut dr Arief, sejak dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin, Ahmad Irwandi harus mengikuti pola makan sehat. Hasilnya, kondisi kesehatannya berangsur membaik.

“Selama di sini kita latih dia dengan makanan yang sudah kita ukur, baik setiap kali makan maupun berapa kali dia makan dalam sehari,” jelas dr Arief.

Selama perawatan, sambungnya, tim medis belum memfokuskan pada penurunan berat badan.

“Dalam satu dua hari ini, paling lambat besok, dia sudah boleh pulang dan rawat jalan,” imbuh Arief.

Komentar