Hot Borneo

Diduga Diintimidasi Oknum TNI, Atlet Karate Banjar di Porprov XI Kalsel Lapor Polisi Militer!

Diduga diintimidasi, atlet karate kontingen Kabupaten Banjar melaporkan oknum TNI ke Detasemen Polisi Militer VI/2, pada Senin (7/11).

Featured-Image
Atlet karate kontingen Kabupaten Banjar mengadu ke Detasemen Polisi Militer. Foto-apahabar/Muhammad Robby

apahabar.com, BANJARMASIN – Diduga diintimidasi, atlet karate kontingen Kabupaten Banjar melaporkan oknum TNI ke Detasemen Polisi Militer VI/2, pada Senin (7/11).

Sebelumnya, cabor karate kontingen Kabupaten Banjar memilih walkout dan mengundurkan diri dari Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XI Kalimantan Selatan di Hulu Sungai Selatan.

 “Laporan kami sudah diterima Detasemen Polisi Militer,” ucap kuasa hukum atlet karate kontingen Kabupaten Banjar, Supiansyah Darham kepada awak media.

Ia menyebutkan bahwa kliennya mendapatkan dugaan intimidasi dari oknum TNI tertentu.

“Ini [atlet, red] ditelepon untuk diminta data. Kejadian tersebut ada rekamannya, dan sudah kami sampaikan ke penyidik,” katanya.

Sementara itu, Manajer Tim Karate Kontingen Kabupaten Banjar, Irwan Bora mengatakan timnya sangat dirugikan atas dugaan intimidasi oleh oknum TNI berinisial SJ.

“Hari ini kami datang ke Detpom agar rasa keadilan itu terpenuhi,” ujarnya.

Dugaan intimidasi sambung dia, dilakukan oknum TNI sebelum dimulainya technical meeting.

“Pada saat TM kami ajukan lagi keberatan kami namun tidak diterima, sehingga kami walkout,” jelasnya.

Ia menyayangkan atlet karate kontingen Kabupaten Banjar yang layak bertanding di Poprov XI Kalsel malah dicekal.

“Sehingga atlet kami gagal bertanding. Namun akan terus melakukan upaya hukum atas ketidakadilan yang kami terima,” bebernya.

“Kami berharap penyidik bisa menerima, memeriksa dan memutuskan seadil-adilnya,” lanjutnya.

Di waktu bersamaan, Atlet Karate Kontingen Kabupaten Banjar, Edwin Firman Saputra menambahkan, jika dirinya diperintahkan SJ untuk mengirimkan semua data Kejurprov, namun ia tidak punya.

“Jika saya tidak memiliki data itu, maka saya dipersulit main di Porprov XI Kalsel 2022. Pada dasarnya saya tidak punya itu,” ungkapnya.

“Meskipun saya bersumpah, namun tetap saja ditekan,” lanjutnya.

Padahal menurutnya, dirinya sudah bisa mengikuti Porprov XI Kalsel 2022 lantaran sudah mengikuti Kejurprov. Apalagi, ia berhasil meraih medali perak pada Kejurprov kemarin.

“Saya Kejurprov kemarin meraih perak,” tutupnya.

 

Editor
Komentar