Kalsel

Di Hari Juang, Dandim 1004 Kenang Sejarah Pasukan Infanteri Hancurkan Sekutu

apahabar.com, KOTABARU – Keluarga besar Makodim 1004 Kotabaru memperingati dan menyambut hangat momen puncak hari juang…

Featured-Image
Dandim 1004 Kotabaru, Letkol InfRonyFitriyanto dijumpai wartawan disela peringatan puncak Hari Juang di Kotabaru. Foto-apahabar.com/Masduki

apahabar.com, KOTABARU – Keluarga besar Makodim 1004 Kotabaru memperingati dan menyambut hangat momen puncak hari juang TNI AD tahun 2019, di Siring Laut, Minggu (15/12) pagi.

Dandim 1004 Kotabaru, Letkol InfRonyFitriyanto mengatakan momentum peringatan hari juang TNI AD mengingatkan sejarah pertempuran sengit pasukan Infanteri melawan pasukan sekutu di Ambarawa.

“Saat itu, pertempuran sengit terjadi. Atas komando Jenderal Sudirman, pasukan Infanteri berhasil memukul mundur, atau menghancurkan pasukan sekutu. Jadi, mengenang perjuangan pasukan itu yang penting dalam peringatan hari juang ini,” ujar DandimRony.

Menurutnya, dalam pertempuran, kekuatan pasukan Infanteri saat itu tidak sebanding. Sementara kekuatan pasukan sekutu jauh lebih kuat, baik dari segi persenjataan maupun disiplin perang.

“Akan tetapi, semua itu bisa dihadapi pasukan Republik ini. Luar biasa, bermodal semangat berani mati, dan kekuatan doa mereka mampu mempertahankan kedaulatan Bangsa Indonesia yang telah merdeka, dan pasukan sekutu pun berhasil dilumpuhkan,” tutur Rony.

Dia berharap, selain mengenang kembali sejarah pertempuran sengit di Ambarawa juga menjadi harapan besar TNI AD khususnya Kodim 1004 Kotabaru untuk semakin profesional, dekat dengan rakyat dan dicintai rakyat.

“Terus jaya TNI AD. Semakin profesional dalam tugas, dan yang pasti juga semakin dicintai rakyat,” pangkas Dandim.

Sementara, menyemarakkan puncak hari juang TNI AD, Kodim 1004 Kotabaru menggelar berbagai rangkaian kegiatan. Diantaranya, sunatan massal, jalan sehat, donor darah, panggung hiburan rakyat, dan pasar murah.

Baca Juga:Tak Sampai Seminggu, PDAM Batola Terima 5.000 Pengaduan

Baca Juga:Bukan Hamil Duluan, Ini Pemicu Dispensasi Nikah

Reporter: Ahc20Editor: Syarif

Komentar