News

Dengan RUU Khusus Jakarta, Jakarta Bakal Seperti New York

apahabar.com, JAKARTA – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki menyampaikan, tanggapannya terkait…

Featured-Image
Ketua DPD Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki (Kiri), Ketua DPD HIPPI DKI Jakarta, Sarman Simanjorang, dan Ketua KADIN DKI Jakarta, Diana Dewi (Kanan). Foto: apahabar.com/Gabid.

apahabar.com, JAKARTA - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki menyampaikan, tanggapannya terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Khusus Jakarta. Melalui RUU itu, Jakarta bakal seperti New York.

Ia mengatakan, RUU Kekhususan Jakarta tersebut, akan membuat provinsi tersebut menjadi pusat bisnis dan ekonomi negara. Jakarta akan seperti yang terjadi di New York Amerika.

"IKN sebagai Ibukotanya, seperti Washington D.C di Amerika," ujar Ahmed Zaki dalam Acara Diskusi Pj Gubernur Harapan Pelaku Usaha di Jakarta, Selasa (20/9).

Ia menjelaskan, Pj Gubernur terpilih nanti, akan memimpin Jakarta yang memasuki proses transisi tersebut.

Masa transisi yang akan terjadi, menjadi penentu kesuksesan untuk membuat Jakarta sebagai pusat ekonomi dan bisnis.

Selain itu, kehadiran RUU Kekhususan Jakarta, akan membuka peluang usaha baru untuk mengembangkan perekonomian daerah.

"Tinggal bagaimana pemerintah daerah mengaplikasikan aturan yang baru ini," tutur Zaki sapaannya.

Zaki menyampaikan, untuk memastikan kesuksesan dari RUU Kekhususan Jakarta, ketiga calon Pj Gubernur, harus memiliki visi dan misi.

"Nanti Pj yg terpilih ini, harus berkolaborasi memimpin Jakarta dan menyukseskan RUU tersebut," ungkap Zaki.

Sebagai informasi, Pemerintah DKI Jakarta saat ini, tengah menyusun usulan atas Rancangan Undang-Undang (RUU) Kekhususan Jakarta.

Asisten Pemerintahan Sekda Provinsi DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko menyatakan, pihaknya telah membentuk Tim Perumusan Internal Pemprov DKI Jakarta, Rabu (6/4).

Tim dibuat untuk menyiapkan dan mematangkan usulan RUU tersebut, sehingga Jakarta dapat menjadi pusat perekonomian Indonesia.

Selain itu, Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono mengatakan, pembangunan Ibukota baru tersebut, sesuai jadwal, Selasa (23/8).

Pada 2024, ekosistem di dalam IKN Nusantara yang layak huni dapat terwujud sesuai rencana.

Layak huni secara infrastruktur termasuk di dalamnya bangunan. Ditambah lagi, dengan suasana kota yang akan dibuat senyaman mungkin untuk masyarakat.

Komentar