Hot Borneo

Dampak Kenaikan BBM, Tarif Travel di Kalsel Terancam Ikut Naik

apahabar.com, BATULICIN – Kenaikan harga BBM kemungkinan akan berimbas pada tarif transportasi di Kabupaten Tanah Bumbu….

Featured-Image
Tarif travel di Kalsel terancam naik pasca-kenaikan BBM. Foto-Dok/apahabar

apahabar.com, BATULICIN – Kenaikan harga BBM kemungkinan akan berimbas pada tarif transportasi di Kabupaten Tanah Bumbu.

Sejumlah sopir travel mulai mewacanakan penyesuaian tarif. Rencananya, pembahasan soal kenaikan tarif akan melibatkan sopir travel jurusan Batulicin – Banjarmasin – Banjarbaru – Martapura dan Bandara Syamsuddin Noor dan sebaliknya.

“Masih kami wacanakan kenaikannya. Kami rembuk dulu sesama sopir travel dan disaksikan pihak-pihak seperti dinas perhubungan maupun kepolisian,” ujar salah seorang pemilik travel di Batulicin yang namanya enggan dipublikasikan, Senin (5/9) malam.

Tak hanya mengagendakan rapat, para sopir travel di Tanah Bumbu juga akan membentuk kepengurusan resmi sebelum benar-benar menaikkan tarif.

“Jadi, kalau itu sudah resmi ada perkumpulan, secara resmi kami menetapkan tarif baru pasca-kenaikan BBM ini,” ujarnya.

Dia mengakui pasca-kenaikan BBM, nilai kenaikan tarif yang diwacanakan para sopir travel berbeda-beda.

“Ada teman yang mau segini naiknya. Ada yang segitu. Jadi belum sinkron. Intinya kami akan rapatkan dulu dan membentuk kepengurusan, sehingga nilai tarif akan sama rata,” tuturnya.

Biaya tarif travel untuk tujuan Batulicin – Banjarmasin dan sebaliknya saat ini dipatok sebesar Rp 180 ribu untuk penumpang kursi depan. Sementara penumpang kursi tengah Rp 170 ribu dan untuk penumpang kursi belakang hsrus membayar Rp 150 ribu.

Tarif travel di Kalsel memang beberapa kali mengalami kenaikan. Kurang lebih satu tahun lalu, tarif travel juga berubah akibat dampak dari pandemi Covid-19.

Komentar