Kalsel

Cuaca dan Covid-19 Pengaruhi Partisipasi Pemilih di Banjarmasin

apahabar.com, BANJARMASIN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarmasin belum dapat menyebutkan tingkat partisipasi pemilih dalam…

Featured-Image
Ilustrasi Pemilu. Foto-Dok/apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarmasin belum dapat menyebutkan tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada Kalsel 2020 yang digelar Rabu (9/12) kemarin.

Komisioner KPU Banjarmasin, Taufiqqurahman beralasan data dari kecamatan yang masuk ke kota belum selesai seluruhnya.

Praktis, mereka harus menyelesaikan rapat pleno rekapitulasi perhitungan di kecamatan terlebih dahulu.

“Kita masih menunggu rekap dari bagian teknis karena dari sana bisa melihat tingkat partisipasi pemilih,” ujarnya.

Untuk itu, ia memprediksi jika angka partisipasi pemilih di kota seribu sungai hanya berkisar 50 hingga 65 persen saja.

Jumlah tersebut dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebesar 448.157 orang.

Padahal, target partisipasi pemilih yang dipasang dalam gelaran jauh dari itu, yakni berada pada 79 persen.

“Ini kita pantau dari Tempat Pemungutan Suara (TPS),” tekanya.

Menurut Komisioner KPU Banjarmasin, Taufiqurrakhman, rendahnya partisipasi masyarakat pada Pilkada tahun ini disebabkan karena digelar dalam suasana pandemi Covid-19.

“Pertama karena kondisi pandemi Covid-19 ini, warga seperti takut tertular. Kedua karena faktor cuaca yang pada saat itu hujan deras,” katanya.

Di sisi lain, KPU mengklaim telah melakukan sejumlah sosialisasi secara maksimal, untuk mengajak seluruh masyarakat agar menggunakan hak suaranya pada 9 Desember 2020.

“Kita sudah berupaya sosialisasi dengan berkeliling kota dan kegiatan lainnya mengajak pencoblosan di TPS,” tutupnya.

Komentar