Hot Borneo

ODGJ di Kabupaten Banjar Meningkat Selama Covid-19, Penderita di Atas Seribu Orang

Jumlah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Banjar, Kalsel meningkat drastis selama pandemi Covid-19.

Featured-Image
Ilustrasi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Foto-Alodokter

apahabar.com, MARTAPURA - Jumlah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Banjar, Kalsel, meningkat drastis sejak pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan, Yasna Khairina, mengungkap jumlah ODGJ terdeteksi mencapai 1.060 orang. Jumlah tersebut didapat setelah pihaknya melakukan pelacakan.

Baca Juga: Cuaca Kalsel Hari Ini: Siang, 6 Wilayah Berpotensi Hujan Disertai Petir

Baca Juga: Soal Wawancara Kontroversial Ronaldo, Begini Tanggapan Pelatih Timnas Portugal

"Dua tahun sebelumnya tidak dilakukan skrining karena Covid-19, tahun ini kembali dilakukan dan temuannya meningkat 100 persen lebih," ungkap Yasna.

Ia menjelaskan orang gangguan jiwa tersebut dari yang ringan hingga berat.

"Kalau kategorinya berat akan dirawat di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum, sementara kategori ringan dirawat di rumah atau rawat jalan,” tuturnya.

Tanda gejala gangguan kategori ringan kata Yasna, bisa berupa susah tidur karena depresi.

Untuk penanganan ODJG, Dinkes Banjar menganggarkan miliaran rupiah. “Untuk detailnya saya tidak ingat berapa, yang pasti miliaran,” tandasnya. 

Editor
Komentar