Hot Borneo

Bersama Vivi Zubedi, Produk UMKM Banjarbaru Bakal Mejeng Lagi di NYFW 2022!

apahabar.com, BANJARBARU – Berkolaborasi dengan brand Vivi Zubedi, produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) Kota Banjarbaru…

Featured-Image
Karya desainer Vivi Mar’i Zubedi. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Berkolaborasi dengan brand Vivi Zubedi, produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) Kota Banjarbaru bakal mejeng lagi di New York Fashion Week (NYFW) 2022.

Sebuah pagelaran pekan mode yang diselenggarakan pada Februari dan September setiap tahunnya di New York City, Amerika Serikat.

Pekan mode ini adalah salah satu dari empat besar pekan mode yang diselenggarakan di seluruh dunia bersama dengan Paris, London, dan Milan.

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Banjarbaru, Vivi Mar’i Zubedi.

Katanya, Dekranasda Kota Banjarbaru berkolaborasi dengan brand Vivi Zubedi Goes to NYFW 2022.

“Saya sebagai volunteer designer dari brand Vivi Zubedi mendedikasikan panggung besar ini untuk Dekranasda Banjarbaru,” ucapnya, Kamis (25/8) malam di Mess L Banjarbaru.

Agar Dekranasda Banjarbaru sebutnya dapat berpartisipasi membawa produk UMKM yang kualitasnya sudah tak diragukan lagi.

Menurut istri Wali Kota Banjarbaru itu, kesempatan besar seperti ini tidak boleh dilewatkan.

Setidaknya 10 karya para perajin lokal binaan Dekranasda Kota Banjarbaru akan dipamerkan di panggung NYFW.

“Dengan koleksi yang diberi judul Neoculture,” ungkapnya.

Neoculture akan mempersembahkan 10 looks dengan mengangkat kain sasirangan sebagai elemen utamanya.

Dengan pengalaman lebih dari satu dekade di industri fashion dan sepak terjangnya dihampir seluruh fashion week internasional membuat Vivi percaya diri karya UMKM Kota Banjarbaru akan diakui dunia.

“Saya terpesona dengan keunikan budaya Banjar, dan terinspirasi semangat para perempuan perajin lokal yang mempunyai visi untuk melestarikan budaya bangsa, membuatnya kian gigih untuk memajukan industri kerajinan daerah,” katanya.

Sebab itu, ia berharap, Sasirangan bisa lebih dikenal dan bisa sejajar dengan batik sebagai Wastra Nusantara.

“Tidak hanya kain Sasirangan tetapi Kota Banjarbaru juga dilirik, dilihat, didengar, tidak usah muluk-muluk di dunia. Paling tidak di negara kita dulu,” inginnya.

Adapun produk unggulan UMKM yang akan ditampilkan pada NYFW tahun ini seperti sasirangan, purun, Banjarbaru bags, manik – maik serta kerajinan lainnya.

“Semua produk sudah terkurasi, baik itu dari segi kualitas maupun harga dan keterserapan produk,” tuntasnya.

Komentar