Gaya Hidup

Berikut 6 Jenis Makanan yang Membantu Menyehatkan Ginjal

Baru-baru ini tengah ramai di mata perhatian pemerintah dan masyarakat seiring terus bertambahnya angka kasus gangguan ginjal akut di Indonesia

Featured-Image
Ilustrasi Ginjal. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN - Baru-baru ini tengah ramai di mata pemerintah dan masyarakat seiring terus bertambahnya angka kasus gangguan ginjal akut di Indonesia.

Menurut data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), hingga 18 Oktober 2022 total Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal/Acute Kidney Injury (AKI) telah mencapai 206 kasus, dan mengakibatkan sebanyak 99 anak meninggal dunia.

Sejatinya, penyakit gangguan ginjal tak pandang bulu. Sebab, bukan hanya bisa menyerang anak-anak, tapi juga bisa dialami oleh orang dewasa.

Salah satu cara menjaga kesehatan organ ginjal, agar tetap prima di tengah serangan masalah gangguan ginjal adalah dengan mengonsumsi makanan baik untuk menyehatkan ginjal.

Apa saja makanan yang direkomendasikan untuk menyehatkan organ ginjal?

Berikut enam makanan yang bisa membantu menyehatkan ginjal melansir dari Medical News Today, Kamis (20/10).

1. Air

Ilustrasi Air. Foto-Istimewa
Ilustrasi Air. Foto-Istimewa

Air mineral merupakan minuman yang paling penting bagi tubuh.

Sel-sel menggunakan air untuk mengangkut racun ke dalam aliran darah. Ginjal memakai air untuk menyaring racun keluar dan untuk membuat urin yang mengangkutnya keluar dari tubuh.

2. Ikan berlemak

Ilustrasi Ikan Berlemak. Foto-Istimewa
Ilustrasi Ikan Berlemak. Foto-Istimewa

Tubuh tidak dapat membuat asam lemak omega-3 sendiri loh! Ini artinya harus didapatkan berasal dari makanan. Ikan berlemak seperti salmon, tuna, dan ikan berlemak lainnya merupakan sumber alami yang bagus dari lemak sehat ini.

Menurut National Kidney Foundation , lemak omega-3 ikan bisa mengurangi kadar lemak dalam darah dan juga sedikit menurunkan tekanan darah yang merupakan faktor risiko penyakit ginjal.

3. Ubi Jalar

Ilustrasi Ubi Jalar. Foto-Istimewa
Ilustrasi Ubi Jalar. Foto-Istimewa

Ubi jalar mirip dengan ubi putih, tetapi kelebihan seratnya bisa menyebabkan ubi jalar terurai lebih lambat, sehingga mengurangi lonjakan insulin.

Selain itu, ubi jalar juga mengandung vitamin dan mineral, seperti potasium, yang dapat membantu menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh dan mengurangi efeknya pada ginjal.

4. Sayuran Berdaun Gelap

Ilustrasi Sayuran Berdaun Gelap. Foto-Istimewa
Ilustrasi Sayuran Berdaun Gelap. Foto-Istimewa

Sayuran warna hijau gelap, seperti bayam, kangkung, dan lobak, adalah makanan pokok yang mengandung berbagai macam vitamin, serat, dan mineral. Banyak juga yang mengandung senyawa pelindung, contohnya antioksidan.

Namun, makanan ini juga cenderung tinggi potasium, sehingga mungkin tidak cocok untuk orang yang menjalani dialisis.

5. Buah Beri

Ilustrasi Buah Beri. Foto-Istimewa
Ilustrasi Buah Beri. Foto-Istimewa

Buah-buahan beri seperti stroberi, blueberry, dan raspberry, merupakan sumber yang baik dari banyak nutrisi bermanfaat dan senyawa antioksidan.

Bisa membantu melindungi sel-sel dalam tubuh dari kerusakan. Buah beri seperti ini, jadi pilihan yang lebih baik daripada makanan manis lainnya untuk memuaskan keinginan makan yang manis-manis.

6. Buah Apel

Ilustrasi Buah Apel. Foto-Istimewa
Ilustrasi Buah Apel. Foto-Istimewa

Camilan sehat yang mengandung serat penting yang disebut pektin. Pektin dapat membantu mengurangi beberapa faktor risiko kerusakan ginjal, seperti gula darah tinggi dan kadar kolesterol .

Editor
Komentar