Banner
Tak Berkategori

Bamsoet Minta Pemerintah Sikat KKB, Mahfud: TNI-Polri Sudah Terukur

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, menyebut, aparat…

Featured-Image
Pasukan KKB Papua. Foto: Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, menyebut, aparat gabungan TNI-Polri sudah melaksanakan langkah-langkah terukur dalam menangani kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.

Hal itu dikatakan Mahfud menanggapi permintaan Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) agar pemerintah menyikat habis KKB dengan mengesampingkan terlebih dahulu masalah HAM.

“Kami bersama Polri dan TNI sudah mengolah semua usulan dan melakukan langkah-langkah secara terukur,” kata Mahfud dalam pesan tertulisnya, seperti dilansir CNN Indonesia, Selas (21/9).

Mahfud bilang masukan Bamsoet penting didengarkan baik oleh pemerintah maupun masyarakat. Menurutnya, Bamsoet merupakan salah satu orang yang lantang menyuarakan agar KKB dikategorikan sebagai kelompok teroris.

“Pak Bamsoet juga yang lantang menyuarakan agar kita mengkategorikan KKB di Papua sebagai kelompok teroris,” ujarnya.

Mahfud lantas meminta agar semua pihak mendukung strategi yang diambil TNI dan Polri dalam menangani masalah di Papua.

“Mohon dukungan semua pihak untuk pilihan strategi dan taktik dilakukan TNI dan POLRI untuk NKRI,” pinta Mahfud.

Sebelumnya, Ketua MPR Bambang Soesatyo mendorong pemerintah agar mengerahkan prajurit dari seluruh matra di TNI, mulai dari Angkatan Darat, Laut, dan Udara, hingga Brigade Mobil (Brimob) Polri untuk menumpas KKB di Papua.

Bamsoet meminta pemerintah tak ragu bertindak menangani KKB hanya karena persoalan HAM. Hal ini terkait dengan aksi KKB yang menyerang puskesmas di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

“Sekali lagi saya tegaskan, sikat habis [KKB di Papua], urusan HAM kita bicarakan kemudian, jangan ragu bertindak hanya karena persoalan HAM. Utamakan keselamatan rakyat Indonesia,” kata Bamsoet dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (19/9).

Komentar
TrendingLainnya