Sport

Atlet Wasaka Kembali Berlatih Usai Lebaran

apahabar.com, BANJARMASIN – Selama bulan Ramadan, kegiatan fisik para atlet Wasaka Kalsel dikurangi intensitasnya. Mereka akan…

Featured-Image
Ramadan, porsi latihan fisik atlet dikurangi. Foto-Koran Jatim

apahabar.com, BANJARMASIN – Selama bulan Ramadan, kegiatan fisik para atlet Wasaka Kalsel dikurangi intensitasnya. Mereka akan kembali dilanjutkan usai Lebaran.

Selama bulan Ramadan ini, para atlet Wasaka disarankan tetap melakukan latihan fisik secara ringan. Dengan demikian, kondisi fisik mereka bisa tetap terjaga.

Kepala Bidang Olahraga Prestasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Bidora Dispora) Kalsel, Mujiyat menuturkan diliburkannya aktivitas fisik ini lantaran menyesuaikan kondisi para atlet Wasaka yang sebagian besar menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan.

"Tentu tidak akan memungkinkan kalau para atlet menjalani tes fisik dalam kondisi sedang berpuasa. Namun, kami tetap meminta mereka menjaga kondisi fisik dengan melakukan latihan ringan secara mandiri atau di bawah arahan pelatih masing-masing," ungkap Mujiyat.

Ditambahkan Mujiyat, para atlet juga disarankan untuk tidak melakukan aktivitas yang berlebihan yang berpotensi menyebabkan cedera.

"Dengan kata lain, silakan beraktivitas dan latihan sebagaimana biasa. Namun, jangan sampai terlalu memporsir kemampuan. Kalau sampai cedera atau terluka, maka akan berdampak buruk terhadap mereka sendiri," paparnya.

Mujiyat juga mengingatkan usai Lebaran ini banyak agenda pertandingan babak Pra Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) 2019.

"Oleh karena itu, saya minta supaya para atlet Wasaka tetap menjaga kondisi fisik masing-masing selama bulan Ramadan ini. Usai Lebaran, semuanya akan dimaksimalkan kembali program latihannya, banyak kejuaraan yang akan mereka ikuti," sebutnya.

Di sisi lain, Mujiyat juga menyatakan program Wasaka yang merupakan program atlet andalan Kalsel menuju PON XX 2020 Papua sudah dijalankan kembali.

"Dengan demikian, sistem promosi dan degradasi juga akan diterapkan. Bagi atlet yang performanya bagus dan meningkat akan diproyeksikan untuk naik tingkat. Sedangkan, bagi atlet yang performanya turun bahkan mengecewakan, maka akan didegradasi dari program Wasaka," tandasnya.

Baca Juga: Asa Penembak Banua di Pelatnas

Baca Juga: Target Menang, Barito Bawa 20 Pemain Hadapi Bhayangkara FC

Reporter : AHC02Editor : Syarif

Komentar