DPRD Kalsel

Stunting Kalsel Tertinggi, Legislator Desak Kemenag Putus Praktik Penghulu Liar!

Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Selatan (Kalsel), HM Lutfi Saifuddin, menyoroti tingginya angka stunting di Banua. 

Featured-Image
Ketua Komisi IV DPRD Kalsel H.M Lutfi Saifuddin. Dok-apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN - Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Selatan (Kalsel), HM Lutfi Saifuddin, menyoroti tingginya angka stunting di Banua. 

Bahkan angka stunting Kalsel tertinggi seluruh Indonesia, melebihi Jawa Barat (Jabar).

“Kita sudah melampaui Jabar untuk angka stunting,” ucap Lutfi Saifuddin, Selasa (22/11).

Tingginya stunting, kata dia, berbanding lurus dengan tingkat pernikahan dini di Kalsel.

Kondisi itu terbukti jika angka pernikahan dini Kalsel tertinggi kedua di Indonesia. 

“Jadi anak stunting itu bukan karena kurang gizi, tapi orang tuanya melakukan pernikahan dini sebelum umur perempuan berumur 20 tahun,” kata politisi muda Partai Gerindra tersebut. 

Karenanya, ia mendesak Kanwil Kemenag Kalsel untuk memotong akar praktik penghulu liar.

Kemudian, ia menyarankan agar Kemenag bekerja sama dengan dengan BKKBN dan DP3A Kalsel.

“Kanwil Kemenag harus memberikan pembinaan praktik penghulu. Kalau bisa lebih selektif,” tegasnya.

Terakhir, ia meminta peran masyarakat untuk mencegah praktik penghulu liar demi menghindari dan menurunkan angka pernikahan dini di Kalsel.

"Kalau di lingkungan sekitar ada pernikahan dini, laporkan. Berarti ada praktik penghulu liar di sana," pungkasnya. 

Editor
Komentar