Hot Borneo

Ambruk Tertabrak Truk Trailer, Kondisi Jembatan Gantung Kelua Kini

apahabar.com, TANJUNG – Jembatan Gantung di Kecamatan Kelua, Tabalong sempat ambruk setelah tali tiang pancang tertabrak…

Featured-Image
Ambruk tertabrak trailer, kondisi Jembatan Gantung Kelua Tabalong kini. Foto-apahabar.com/Amin

apahabar.com, TANJUNG – Jembatan Gantung di Kecamatan Kelua, Tabalong sempat ambruk setelah tali tiang pancang tertabrak truk trailer 4 Agustus lalu. Lantas bagaimana kondisinya kini?

Pantauan apahabar.com, perbaikan kembali jembatan gantung penghubung Desa Itar dan Ampukung, Kelua itu, hampir rampung, Selasa (30/8).

Tali pancang membentang menyeberang jalan terpasang kembali. Sementara tiang pancang jembatan gantung kembali tegak berdiri seperti semula.

Demikian dengan badan jembatan gantung yang terjatuh ke sungai juga telah diangkat.

Perbaikan jembatan gantung Kelua sebagian masih menggunakan material yang lama.

Perusahaan yang bertanggung jawab hanya mengganti material yang tidak bisa lagi digunakan.

Seperti papan ulin lantai jembatan yang hilang tenggelam ke sungai.

Saat ini pengerjaan sudah hampir rampung, tinggal menyisakan sekian meter pemasangan lantai jembatan.

Suhaimi (48), kepala tukang pengerjaan jembatan tersebut mengatakan, hari ini seharusnya pengerjaannya bisa selesai.

“Tapi karena papan jembatan tidak cukup maka tertunda, jika material datang esok sudah selesai,” ucapnya ditemui di lokasi.

Kata Suhaimi, posisi jembatan tetap sama seperti awalnya. Tali pancang dan tiang pancangnya masih membentang ke seberang jalan.

“Meski demikian ketinggiannya ada penambahan sekitar 10 centimeter, pun dengan badan jembatannya yang tadinya rata dengan sisi kiri kanan menjadi dinaikan sedikit atas permintaan masyarakat,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Desa Telaga Itar, Muhammad Haris, mengatakan, meski pembangunan jembatan tersebut masih menggunakan bahan yang ada, tetapi kondisinya jauh lebih baik dari sebelum ambruk.

“Tadinya saat dilalui goyangannya cukup mengganggu, tapi kini sudah jauh berkurang,” ucapnya terpisah.

Kata Haris, jembatan ini masih sangat diperlukan warganya maupun masyarakat Ampukung.

“Sebenarnya ada jembatan rangka baja, tapi jaraknya sekitar 500 meter dari jembatan ini, sehingga anak-anak yang ke sekolah serta warga memilih menyeberang di sini. Semoga tidak ada lagi insiden seperti ini,” pungkas Haris.

Sebelumnya jembatan gantung penghubung Desa Telaga Itar dengan Ampukung, Kelua, Tabalong, ambruk, subuh Kamis (4/8) sekitar pukul 04.30 Wita.

Ambruknya jembatan yang melintasi sungai Tabalong ini karena tiang penyangganya roboh akibat tali pancang tertabrak truk trailer.

Truk trailer tersebut dari arah Hulu Sungai Utara (HSU) menuju arah Kelua, Tabalong.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun satu rumah warga rusak di bagian dapurnya akibat tertimpa tiang penyangga jembatan.

Selanjutnya pihak perusahaan bertanggung jawab atas pembangunan kembali jembatan tersebut.

Komentar