Hot Borneo

Alasan Pertamina Tunda Menutup Sumur Bor yang Semburkan Gas di Tabalong 

apahabar.com, TANJUNG – Pihak Pertamina menunda penutupan sumur bor yang menyemburkan gas di Desa Jirak RT…

Featured-Image
Tim Pertamina EP Tanjung bersama DLH Tabalong terpaksa menunda penutupan sumur bor yang menyemburkan gas karena terkendala genangan air. Foto – apahabar.com/Muhammad Al-Amin.

apahabar.com, TANJUNG – Pihak Pertamina menunda penutupan sumur bor yang menyemburkan gas di Desa Jirak RT 3, Pugaan, Tabalong.

Fungsional Pengawas Lingkungan Hidup pada DLH Tabalong, Iid M Abdul Wahid, beralasan penundaan dilakukan karena lokasi sumur bor digenangi air setinggi paha orang dewasa. Titik sumur bor juga tidak nampak lagi.

“Nanti jika pipanya sudah disambung pemilik sumur baru dilakukan penutupan dengan sistem pompa menggunakan air dan KCL,” terangnya, Jumat (9/9).

Salah seorang pegawai Pertamina EP Tanjung, Kevin Wiriando, menjelaskan kehadiran pihaknya di lokasi untuk membantu warga melakukan mitigasi sekaligus penutupan sumur juga.

“Teknis penutupan nantinya kita coba dengan memompakan air KCL atau garam, sehingga harapannya bisa menutup semburan gasnya,” bebernya.

“Gas yang keluar ini adalah gas yang berasal dari endapan gas yang terjebak di tanah yang dangkal. Jadi dilihat tadi tidak terlalu besar, sehingga estimasi kami bisa ditanggulangi dengan menggunakan air KCL atau garam,” imbuh Kevin.

Setelah ditutup, Pertamina akan kembali melakukan mitigasi. Tapi sebelumnya dia berharap tidak ada aktivitas di sekitar semburan. Sebab pada malam hari gas akan mengendap di sekitar lokasi.

“Pada siang hari tidak terlalu berbahaya karena udara bisa langsung keluar, tapi pada malam hari bisa berbahaya. Untuk itulah diharapkan tidak ada aktivitas di sekitar sumur bor,” pintanya.

Kedatangan tim Pertamina EP Tanjung dan DLH Tabalong di lokasi sumur bor tersebut didampingi Kapolsek Pugaan Ipda Heri Siswoyo dan Kades Jirak, Pansyah.

Komentar